Lampu Surya Terangi Kampung Arinkop, Aparat Gabungan Sapa Warga Papua Pegunungan
SENEKO NEWS - PEGUNUNGAN BINTANG, Papua Pegunungan — Suasana di Kampung Arinkop, Distrik Kalomdol, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, mendapat sentuhan berbeda saat personel gabungan aparat keamanan melakukan patroli, Jumat (2/10).
Tak hanya menjalankan tugas pengamanan, personel dari sejumlah satuan turut membantu warga dengan memasang lampu penerangan bertenaga surya di beberapa titik kampung.
Kegiatan tersebut melibatkan personel Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 734/SNS, Satgas Kopasgat dan Polsek Oksibil. Mereka bersama-sama merakit dan memasang lampu yang memanfaatkan panel surya sebagai sumber energi.
Bagi warga, keberadaan lampu tersebut menjadi tambahan penerangan yang dapat membantu aktivitas masyarakat, terutama ketika malam tiba.
Tokoh masyarakat Kampung Arinkop, Tedy Kakyamabin, menyampaikan apresiasinya atas bantuan yang diberikan. Menurut dia, penerangan dan pakaian yang dibagikan cukup membantu kebutuhan warga.
“Bantuan lampu dan pakaian ini sangat membantu kami,” ujar Tedy.
Selain memasang lampu, personel juga membagikan pakaian kepada warga serta makanan kepada anak-anak. Kesempatan tersebut sekaligus digunakan untuk berdialog langsung dengan masyarakat.
Pertemuan berlangsung secara informal. Warga dapat menyampaikan berbagai kondisi dan kebutuhan yang mereka hadapi kepada personel yang datang ke kampung.
Usai dari Kampung Arinkop, patroli dilanjutkan ke sejumlah lokasi di Oksibil. Beberapa titik yang didatangi antara lain kawasan Kantor Dinas Pegunungan Bintang, Universitas Okmin Papua dan Pasar Lama Oksibil.
Dalam perjalanan, personel juga berinteraksi dengan masyarakat yang ditemui. Selain menjaga situasi keamanan, komunikasi dengan warga menjadi bagian dari kegiatan patroli di wilayah tersebut.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol Faizal Ramadhani, mengatakan kehadiran personel di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya berkaitan dengan tugas pengamanan.
Menurutnya, berbagai kegiatan yang dilakukan bersama masyarakat diarahkan agar kehadiran aparat dapat memberikan manfaat secara langsung.
“Ketika personel hadir di tengah masyarakat, kami ingin kehadiran tersebut dapat memberikan manfaat yang bisa dirasakan secara langsung,” kata Faizal.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Adarma Sinaga, menyebut komunikasi dengan masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam pelaksanaan patroli.
Pertemuan dengan warga, tokoh masyarakat, tokoh adat maupun tokoh agama dilakukan untuk membangun komunikasi dan mengetahui perkembangan kondisi di lapangan.
Berdasarkan laporan operasi, kegiatan patroli di wilayah Oksibil berjalan tanpa ditemukan aktivitas mencurigakan maupun indikasi gangguan keamanan. Kondisi wilayah selama kegiatan disebut aman dan terkendali.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Operasi Damai Cartenz di Kabupaten Pegunungan Bintang, salah satu wilayah di Papua Pegunungan yang menjadi area tugas aparat gabungan.
Selain menjaga keamanan, interaksi langsung dengan masyarakat menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi antara aparat dan warga di wilayah tersebut.

