Saluran Drainase di Kota Benteng Picu Terjadinya Genangan Air Hujan
Font Terkecil
Font Terbesar
PATROLI TV | SELAYAR — Luapan drainase dan tumpukan sampah yang menutupi sejumlah titik saluran pembuangan air di dalam Kota Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, kembali memicu terjadinya genangan air hujan di sejumlah ruas jalan.
Genangan air yang meluap hingga menutupi bahu jalan tersebut dipicu oleh curah hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Kepulauan Selayar pada Jumat (22/05) siang hingga menjelang sore hari.
Kondisi tersebut terungkap berdasarkan hasil pantauan awak media yang turun langsung ke lapangan guna menindaklanjuti postingan serta keluhan warga yang beredar melalui media sosial Facebook.
Titik genangan terpantau mewarnai ruas Jalan KH Achmad Dahlan, kawasan Wisata Kuliner (Wiskul), serta Jalan KH Haiyung di Kota Benteng.
Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, luapan genangan air hujan diduga dipicu oleh kondisi drainase yang tertutup tumpukan sampah, sedimen lumpur dan material bongkaran bangunan.
Sampah yang menutupi aliran drainase rata-rata terlihat tersangkut pada instalasi pipa di sejumlah saluran pembuangan air sehingga menghambat arus air menuju jalur pembuangan utama.
Akibat tersumbatnya aliran drainase, debit air hujan tidak mampu mengalir secara normal dan akhirnya meluap ke badan jalan.
Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas pengguna jalan, tetapi juga dikeluhkan warga karena dinilai berpotensi menimbulkan kerusakan infrastruktur serta memicu munculnya sumber penyakit lingkungan apabila tidak segera ditangani.
Warga berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera melakukan normalisasi drainase, pengangkatan sampah, serta pembersihan sedimen lumpur pada saluran pembuangan air di sejumlah titik rawan genangan guna mencegah terulangnya kondisi serupa saat curah hujan tinggi kembali terjadi. (Fad)


