BREAKING NEWS

Terima Mandat Partai Gerakan Rakyat, Fadly Syarif Siap Maju di Pilkada Selayar


SENEKO NEWS | SELAYAR — Mantan Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Kepulauan Selayar, Fadly Syarif, menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai penantang petahana pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar, periode 2032–2036.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah dirinya menerima mandat untuk memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Rakyat (PGR) Kabupaten Kepulauan Selayar. 

Amanah tersebut, menurut Fadly, menjadi langkah awal dalam membangun kekuatan politik menghadapi Pilkada Selayar 2032.

“Amanah ini sekaligus menjadi langkah awal untuk membangun kekuatan politik dalam menghadapi Pilkada Selayar 2032,” ujar Fadly Syarif, pada Selasa (16/6).

Pria kelahiran Bontokamase, Kabupaten Bulukumba, 24 Oktober 1980 itu, mengatakan struktur kepengurusan DPD PGR Kabupaten Kepulauan Selayar akan segera dirampungkan sebelum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerakan Rakyat menggelar deklarasi.

Selain menyatakan kesiapan bertarung pada Pilkada mendatang, Fadly juga memaparkan sejumlah gagasan yang akan menjadi prioritas apabila mendapat mandat memimpin Kabupaten Kepulauan Selayar.

Salah satu agenda utama yang akan dilakukan adalah reformasi birokrasi melalui evaluasi dan penataan kembali organisasi perangkat daerah (OPD). 

Menurutnya, masih terdapat tumpang tindih tugas dan fungsi antarlembaga yang perlu dibenahi agar penyelenggaraan pemerintahan berjalan lebih efektif dan pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.

Ia juga berencana melakukan penyegaran pejabat OPD yang dinilai tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan maupun disiplin keilmuan yang dimiliki.

Di bidang kelembagaan, Fadly berencana menghidupkan kembali Dinas Perkebunan dan Dinas Peternakan yang sebelumnya telah ditiadakan. 

Kedua OPD tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan sektor perkebunan dan peternakan sebagai salah satu potensi unggulan daerah.

Selain itu, ia juga berencana membentuk tiga organisasi perangkat daerah baru, yakni Dinas Pemadam Kebakaran, Evakuasi dan Penyelamatan, Dinas Kehutanan, serta Dinas Kebersihan guna meningkatkan efektivitas tata kelola pemerintahan dan kualitas pelayanan publik.

Dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Fadly menilai pemanfaatan lahan-lahan basah yang belum tergarap secara optimal dapat menjadi salah satu sumber pendapatan daerah.

Sejalan dengan itu, ia juga berkomitmen menghapus sejumlah retribusi dan pungutan yang dinilai membebani masyarakat, termasuk pungutan terhadap barang bawaan pedagang pasar dari luar kota yang diangkut menggunakan armada angkutan desa, retribusi parkir di tepi jalan, pungutan terhadap pedagang kaki lima dan pelaku UKM, serta pajak reklame bagi pelaku UKM lokal.

Menurutnya, kebijakan serupa juga akan diterapkan pada area pelayanan publik, termasuk menghapus pungutan parkir dan pungutan lainnya di lingkungan rumah sakit serta memastikan pelayanan administrasi kependudukan, mulai dari penerbitan KTP, Kartu Keluarga, akta kelahiran hingga akta kematian, dapat diakses masyarakat tanpa biaya.

Untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, Fadly juga berencana menerapkan layanan call center berbasis teknologi informasi yang dilengkapi titik koordinat pengaduan masyarakat pada setiap OPD.

Meski pelaksanaan Pilkada Kabupaten Kepulauan Selayar 2032 masih beberapa tahun lagi, kemunculan sejumlah figur baru diperkirakan akan semakin mewarnai dinamika politik di Bumi Tanadoang. 

Fadly Syarif menjadi salah satu tokoh yang secara terbuka telah menyatakan kesiapannya untuk bersaing dalam perebutan kursi Bupati Kepulauan Selayar periode 2032–2036. (dea)