Film Munafik : Melawan Iblis, Film Horor Yang Menguras Air Mata
Film horor Indonesia kembali mendapat warna baru lewat Film Munafik: Melawan Iblis, karya terbaru dari Unlimited Production yang bekerja sama dengan Skop Productions. Film ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 3 September 2026.
Mengangkat cerita tentang rukiah, kesurupan, kehilangan, hingga trauma, Munafik: Melawan Iblis tidak hanya menawarkan adegan mengejutkan dan ketegangan khas film horor. Ceritanya juga membawa penonton masuk ke perjalanan emosional seorang ustaz yang harus menghadapi luka mendalam dalam hidupnya.
Ustaz Adam Dihantui Kehilangan
Tokoh utama Ustaz Adam diperankan oleh Arya Saloka. Dalam cerita, Adam mengalami peristiwa tragis setelah mengalami kecelakaan ketika pulang dari membantu sebuah keluarga yang tengah menghadapi gangguan iblis pada anak mereka.
Kecelakaan tersebut membuat Adam kehilangan sang istri, Aini, yang diperankan oleh Widi Dwinanda. Sejak saat itu, Adam memilih berhenti melakukan rukiah dan menjalani hari-harinya dalam kesedihan yang berkepanjangan.
Namun kehidupannya kembali berubah ketika Anwar, yang diperankan Dimas Aditya, meminta bantuannya untuk menolong Fitri, seorang perawat yang juga putri dari Haji Mansur.
Fitri diperankan oleh Acha Septriasa. Sosok Haji Mansur sendiri dimainkan oleh Donny Damara, sebagai tokoh yang dikenal dihormati di desa tempat Adam tinggal.
Pada awalnya Adam menolak untuk kembali melakukan rukiah. Namun sebuah pesan terakhir dari sang istri membuatnya perlahan berubah pikiran. Keputusannya untuk membantu Fitri justru membuka jalan menuju serangkaian rahasia gelap dan teror yang semakin mengancam.
Bukan Sekadar Horor dan Jumpscare
Film ini disutradarai oleh Guntur Soeharjanto dan diproduseri oleh Oswin Bonifanz. Selain Arya Saloka dan Acha Septriasa, film ini juga menghadirkan sejumlah pemain lain, seperti Faqih Alaydrus, Annisa Hertami, Nova Eliza, Oce Permatasari, hingga Elvira Devinamira.
Menurut Oswin Bonifanz, film ini memang mengangkat unsur horor kesurupan dan rukiah. Namun di balik teror tersebut, terdapat cerita yang lebih dalam mengenai luka batin, trauma, kedukaan, dan proses seseorang dalam menghadapi kehilangan.
Hal itulah yang membuat Munafik: Melawan Iblis tidak hanya mengandalkan ketegangan visual, tetapi juga berusaha menghadirkan konflik emosional yang dekat dengan kehidupan manusia.
Arya Saloka Belajar dari Peran Ustaz Adam
Arya Saloka mengaku bersyukur mendapat kesempatan memerankan Ustaz Adam. Melalui karakter tersebut, ia juga mendapatkan pengalaman dan pelajaran baru selama proses produksi.
Salah satu tantangan yang menarik perhatian penonton adalah penampilan Arya dalam melafalkan ayat suci Al-Qur'an. Penampilannya sebagai seorang ustaz menjadi salah satu bagian yang mencuri perhatian dalam film ini.
Bagi Arya, keterlibatannya dalam Munafik: Melawan Iblis bukan hanya sekadar menjalani peran di depan kamera. Ia juga melihat proyek tersebut sebagai pengalaman yang memberikan pembelajaran pribadi.
Acha Septriasa Hadapi Tantangan Fisik dan Mental
Sementara itu, Acha Septriasa mengungkapkan bahwa karakter Fitri memberikan tantangan tersendiri. Sosok Fitri digambarkan sebagai perempuan yang mengalami kesurupan, sekaligus menyimpan luka karena kehilangan dan belum mampu menerima keadaan yang dialaminya.
Peran tersebut menuntut Acha untuk menghadapi adegan-adegan yang tidak hanya berat secara fisik, tetapi juga membutuhkan penghayatan emosional yang kuat.
Menariknya, keterlibatan Acha dalam film ini juga menjadi bagian dari perjalanan panjangnya di industri perfilman Indonesia yang telah berlangsung selama dua dekade.
Melawan Iblis dan Luka dalam Diri Sendiri
Di balik berbagai teror yang dihadirkan, perjalanan Ustaz Adam menjadi inti dari cerita Munafik: Melawan Iblis. Adam harus berhadapan dengan gangguan iblis sekaligus menghadapi trauma yang selama ini membebani hidupnya.
Pesan tersebut menjadi salah satu benang merah film ini: tidak semua luka dapat diselesaikan dengan perlawanan. Dalam beberapa keadaan, seseorang juga perlu belajar menerima kenyataan dan menjalani proses untuk berdamai dengan kehilangan.
Dengan perpaduan horor, drama, trauma, dan kisah spiritual serta diakhiri oleh adegan yang menguras air mata penonton, Munafik: Melawan Iblis siap menjadi salah satu film horor Indonesia yang patut dinantikan pada awal September 2026.
Sebelum penayangan resminya, Unlimited Production juga telah menggelar sejumlah kegiatan promosi, termasuk roadshow yang disebut mendapat sambutan tinggi dari penonton.
Munafik: Melawan Iblis akan mulai tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 3 September 2026. (KB)

