Milad ke-9, LIN Siapkan Ekspansi ke Malaysia dan Enam Negara Lain
SENEKO NEWS - JAKARTA – Lembaga Investigasi Negara (LIN) mulai menyiapkan langkah strategis untuk memperluas jangkauan organisasi ke tingkat internasional. Malaysia menjadi negara pertama yang masuk dalam agenda ekspansi melalui rencana pembentukan perwakilan bersama enam negara lainnya.
Rencana tersebut disampaikan Ketua Umum DPP LIN, Gus Robi Irawan Wiratmoko, dalam peringatan Hari Ulang Tahun (Milad) ke-9 LIN yang digelar di Hotel Sunlake, Sunter, Jakarta Utara, Minggu (1/11/2026).
Gus Robi mengungkapkan, pertemuan dengan perwakilan dari enam negara dijadwalkan berlangsung di Malaysia pada 6 November 2026. Selain membahas pengembangan jaringan organisasi, pertemuan tersebut juga akan memperkenalkan konsep kerja sama dalam bidang ketahanan pangan dan ekonomi.
Menurutnya, perluasan jaringan ke luar negeri merupakan bagian dari upaya membawa LIN berkembang lebih jauh setelah sembilan tahun menjalankan aktivitas organisasi di Indonesia.
Peringatan Milad ke-9 tersebut dihadiri jajaran pengurus DPP LIN, Dewan Penasehat, dan Dewan Pembina. Sejumlah tokoh juga tampak hadir, di antaranya Brigjen Victor serta Neneng A. Tuty atau yang dikenal sebagai Neneng Astuti, mantan Ketua Umum DPP Partai Berkarya.
Dalam sambutannya, Gus Robi turut mengenang perjalanan panjang LIN sejak pertama kali didirikan. Ia menyebut, membangun organisasi selama sembilan tahun bukanlah perkara mudah, terlebih seluruh aktivitas organisasi dijalankan secara mandiri tanpa sokongan dana dari partai politik maupun kelompok konglomerasi.
Ia menceritakan bahwa pendirian LIN diawali dengan keberanian mendaftarkan organisasi melalui notaris, hingga akhirnya berkembang menjadi organisasi yang memiliki jaringan di berbagai daerah.
Saat ini, LIN telah memiliki jaringan di 10 provinsi. Capaian tersebut, menurut Gus Robi, harus menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus memperkuat organisasi, baik dari sisi manajemen, konsolidasi internal maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Gus Robi juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan di antara seluruh pengurus dan anggota. Ia berharap tidak ada sikap iri, dengki, maupun kecemburuan yang dapat menghambat kemajuan organisasi.
Selain memperluas jaringan, LIN juga memberikan perhatian terhadap peningkatan kompetensi kader. Gus Robi menyampaikan bahwa pihaknya telah mengajukan sekitar 500 orang untuk mengikuti program pendidikan dan sertifikasi kader investigasi.
Program tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman serta pembekalan mengenai dasar-dasar investigasi. Kesempatan mengikuti pendidikan dan sertifikasi ini juga terbuka bagi anggota LIN yang ingin meningkatkan kemampuan dan kapasitasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Gus Robi meminta jajaran Mandala mempersiapkan pertemuan secara daring pada pertengahan November mendatang. Pertemuan tersebut akan membahas pematangan program organisasi yang diarahkan untuk mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Ia menegaskan bahwa seluruh kader perlu menjaga soliditas, kesungguhan, dan komitmen dalam menjalankan tugas organisasi agar setiap agenda yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik.
Memasuki usia sembilan tahun, LIN menjadikan momentum Milad kali ini sebagai titik penting untuk melakukan pembenahan dan penguatan organisasi. Tidak hanya memperkokoh konsolidasi di dalam negeri, LIN juga mulai membuka langkah menuju kerja sama dan pembentukan jaringan perwakilan di luar negeri, dengan Malaysia sebagai agenda ekspansi perdana.
(Jamira)

